NEWS UPDATE

Istri Tersangka YA Kembali Mangkir Panggilan Kejaksaan Bengkalis

Tim JRC 11 Desember 2014 | 17:32:01 | Dibaca : 532 Kali Bengkalis
Keterangan Gambar : Foto Ilustrasi

LTH (40) istri tersangka tindak pidana pencucian uang (TPPU) YA, merupakan mantan Dirut PT Bumi Laksamana Jaya (BLJ) kabupaten Bengkalis kembali tidak menghadiri pemanggilan penyidik Kejaksaan Negeri Bengkalis dengan beralasan sakit, Rabu (10/12).
Bengkalis, Jrc--LTH (40), istri tersangka tindak pidana pencucian uang (TPPU) YA, merupakan mantan Dirut PT Bumi Laksamana Jaya (BLJ) kabupaten Bengkalis kembali tidak menghadiri pemanggilan penyidik Kejaksaan Negeri Bengkalis dengan beralasan sakit, Rabu (10/12).


Demikian yang disampaikan Kajari Bengkalis Mukhlis melalui Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Yanuar Rheza Muhammad, bahwa penyidik kejaksaan Negeri Bengkalis telah melakukan pemanggilan terhadap LTH sebelumnya Rabu minggu lalu dan pada hari Rabu sekarang, namun dirinya masih juga mangkir, alasan sakit.


"Hari ini kita kembali mengirimkan surat pemanggilan ketiga kalinya. Jika bersangkutan tetap tidak penuhi, penyidik akan menjemput paksa LTH, hal tersebut supaya pemeriksaan sebagai saksi yang menjerat suaminya pandangan negatif terhadap publik, "ungkapnya.


YA ini, dijerat dengan pasal 3 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pemberantasan dan Pencegahan TPPU, serta Pasal 3 ayat 1 dan atau Pasal 6 ayat 1 UU No 15/2002 tentang TPPU juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.


Sebelum dijerat dengan Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah menjadi UU Nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dalam pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap didesa Buruk Bakul kecamatan Bukit Batu, dan desa Balai Pungut Kecamatan Pinggir dengan anggaran fantastis senilai Rp 300 miliar.


Namun penyertaan modal digelontorkan pemerintah daerah tahun 2012 silam disalahgunakan tidak mengacu Perda. Sehingga negara dirugikan sebesar Rp250 miliar dengan aliran dana 165 ke rekening oknum tertentu.(Rz/Jr)

Berita Terkait