NEWS UPDATE

Diduga Untuk Mendapatkan Ilmu Hitam Enam Kuburan di Inhil Dibongkar OTK

Tim JRC 18 Agustus 2015 | 09:32:44 | Dibaca : 1129 Kali Inhil
Keterangan Gambar : Diduga Untuk Mendapatkan Ilmu Hitam Enam Kuburan di Inhil Dibongkar OTK(foto Ilustrasi)

INHU, Jelajahriau.com - Diduga untuk menuntut ilmu hitam enam kuburan di pemakaman umum PU Desa Kuala Selat kecamatan Kateman kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) dibongkar oleh orang tak dikenal (OTK), dengan adanya kejadian itu membuat Masyarakat Desa Kuala Selat digegerkan oleh peristiwa adanya pembongkar sejumlah makam.
INHU, Jelajahriau.com - Diduga untuk menuntut ilmu hitam enam kuburan di pemakaman umum PU Desa Kuala Selat kecamatan Kateman kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) dibongkar oleh orang tak dikenal (OTK), dengan adanya kejadian itu membuat Masyarakat Desa Kuala Selat digegerkan oleh peristiwa adanya pembongkar sejumlah makam.

Hingga sampai kini belum diketahui apa penyebab atau modus atas kejadian misterius itu. Malahan pembongkaran makam itu sudah berlangsung sejak satu bulan yang silam.

Kapolres Inhil, AKBP Hadi Wicaksono yang dikonfirmasi terkait adanya informasi pembongkaran makam tersebut menjelaskan, Bahwa pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan termasuk motif kasus ini. "Kita dapat informasi dari Kades Kuala Selar setelah satu bulan kejadian terkait adanya pembongkaran makam," Ucap Wicaksono, Senin (17/8) dini hari.

Menurut keterangan Kapolres Inhil, sedikitnya ada sekitar enam makam yang dibongkar dipemakaman Kampung Baru Desa Kuala Selat itu. Dan sebagian makam juga sudah diperbaiki oleh pihak keluarga pemilik makam.

Pembongkaran makam itu bahkan sudah berlangsung sejak bulan lalu dan terjadi secara berkala. "Baru ini dilaporkan karena pihak warga masih mencaritahu ada unsur kesengajaan atau karena ulah binatang buas,

Kenam makam tersebut diantaranya adalah, Makam Jumaniah, yang wafat tanggal 2 Desember 2011. Makam Upin yang meninggal tahun 2000. Makam Aminah yang meninggal tahun 1995. Makam Demim, yang meninggal tahun 1985. Makam Junaidi yang meninggal tahun 2009. Serta makam Bulak yang meninggal tahun 1988 silam.

Saat disinggung mengenai apakah ada keterkaitan dengan ilmu hitam,yang mungkin sedang dituntut oleh salah seorang, Kalau hal itu kami belum bisa memastilkannya, karena saat ini kami sedang melakukan penyidikan, namun bisa kemungkinan besar bisa terjadi,

Dan saat ini kita sedang kerahkan anggota untuk melakukan penyelidikan lebih mendalam, apa motifnya pembongkaran makam tersebut,singkatnya," (Heri)

Berita Terkait