NEWS UPDATE

Membangun Rohul Tidak Akan Bisa Hanya Mengandalkan APBD Kabupaten

Tim JRC 21 September 2015 | 16:51:12 | Dibaca : 535 Kali Rohul
Keterangan Gambar : Calon Bupati Rohul Suparman Menyampaikan Pandangan di Hadapan Ratusan Kader Partai Nasdem Rohul

-Calon Bupati Rokan Hulu (Rohul) Suparman yang juga Ketua DPRD Provinsi Riau menegaskan jika ingin membangun Negeri Seribu Suluk, tidak bisa kalau hanya mengandalkan APBD tingkat Kabupaten Rohul, sebab anggaran daerah ini sangat terbatas jadi dibangun sebelah sini akan rusak di sebelah sana.
Rokan Hulu, Jrc--Calon Bupati Rokan Hulu (Rohul) Suparman yang juga Ketua DPRD Provinsi Riau menegaskan jika ingin membangun Negeri Seribu Suluk, tidak bisa kalau hanya mengandalkan APBD tingkat Kabupaten Rohul, sebab anggaran daerah ini sangat terbatas jadi dibangun sebelah sini akan rusak di sebelah sana.

Hal itu disampaikan Suparman dihadapan ratusan kader dan pengurus Partai Nasdem Rohul, belum lama ini, saat itu Cabup ini di dampingi Cawabupnya Sukiman dan Ketua DPD Partai Nasdem Rohul Tedy Mirzal Dal.

Menurut Cabup Suparman membangun Negeri Seribu Suluk harus orang yang sudah berfikir maju, punya pergaulan yang luas, punya loby yang tinggi "Kalau Suparman dipercaya rakyat untuk memimpin Rohul, maka kabupaten ini akan dibangun jalan nasional dengan jalur Rokan IV Koto menuju Kuntodarussalam, langsung ke Bonaidarussalam hingga ke Kota Dumai, kemudian jalan nasional jalur kedua Kabupaten Padang Lawas-Sumut masuk ke Simpang Kambing Bonaidarussalam langsung ke Kota Dumai," beber Suparman.

Jadi lanjutnya, pembangunan kabupaten ini harus disesuaikan visinya dengan Provinsi Riau, strategi membangun tersebut harus terintegrasi dengan pemerintah provinsi sehingga tidak terjadi tumpang tindih pembangunan. "Saya belum lama dengan pak Plt Gubernur Riau H. Arsyad Juliandi Rahman sudah berkomunikasi dengan Pemprov Sumbar, Pemprov Sumut, Walikota Dumai, Bupati Bengkalis untuk membahas pembangunan ini, sebab dengan adanya akses nasional otomatis daerah dengan sendirinya akan terbantu dalam membangun infrastruktur," papar Cabup Suparman.

Diungkapkannya, kalau hanya mengandalkan uang APBD Rohul seperti ini jadinya, tidak cukup uang Rohul untuk membangun daerah ini sendiri. "Kini kita sudah berhutang sebesar Rp 250 Miliyar, lalu kita mengemis-ngemis ke Pemprov Riau, saya bukan tidak tahu itu, tapi sayangnya nanti kadang-kadang setelah diperjuangkan nanti uang tersebut, malah dijadikan untuk alat kampanye, kan kasihan melihat rakyat padahal itu murni untuk kesejahteraan rakyat Rohul," jelasnya.

Tambahnya, jadi itulah sebab makanya dirinya ingin menjadi Bupati Rohul, jika selama ini aktif berkarya di Provinsi Riau masih belum bisa berbuat banyak kepada rakyat. "Jadi saya masih merasa berhutang kepada rakyat Rohul saya sudah coba alokasikan anggaran untuk daerah kita ini, tiba-tiba yang membuat keputusan nanti otomatis yang di daerah itu, sehingga tak heran sekarang jika di daerah bapak-bapak/ ibu-ibu lokasi jauh Kota Pasir Pangaraian bangun sekolahnya masih sangat memperihatikan," ulas Suparman.

Diungkapkannya, tahun 2014 lalu sudah menganggarkan di DPRD Provinsi Riau untuk pembangunan sekolah sebesar Rp 50 Miliyar, tapi faktanya yang disuruh ke sana para kontraktor yang dekat pejabat itu, jadi seharusnya pembangunan dapat merata mengutamakan sekolah yang tidak layak. Tapi membangun yang sudah bagus. "Inilah maka saya ingin orang di kampung saya mendapat rumah layak huni, fasilitas pendidikan yang wajar, kesehatan yang mantap infrastruktur yang relevan, ekonomi yang memadai, penataan masyarakat yang baik tidak terkotak-kotak dan lainnya, maka saya jadi dan pak Sukiman ini maju jadi Cabup-Cawabup Rohul," pungkasnya.

Terusnya sering kali ada kritikan kepada Cawabup Sukiman, Suparman menjelaskan kembali, menurut Sukiman orang hebat, selain sudah banyak pengahrgaan ketika berkarir sebagai militer, juga sudah punya pengalaman sebagai pejabat nomor di Negeri Seribu Suluk yakni Wabup Rohul. "Ditambah lagi kalau di Jakarta itu yang banyak pejabat itu orang Jawa, jadi kalau pak Sukiman ini yang maju dan ngomong sama pak Jokowi, kalau kita di Rohul butuh uang untuk membangun, jadi saya yakin dia akan lebih didengarkannya dari pada saya, maka sekali lagi saya sampaikan kita tidak bisa hanya bergantung pada APBD Rohul saja," tutupnya. (alt)

Berita Terkait