NEWS UPDATE

PETI Kembali Marak Di Kab Kansing, Di Duga Di Bekingi Penegak Hukum

Tim JRC 08 Maret 2016 | 23:56:32 | Dibaca : 288 Kali Kuansing
Keterangan Gambar : PETI Kembali Marak Di Kab Kansing, Di Duga Di Bekingi Penegak Hukum

KUANSING, jelajahriau.com Penambangan emas tanpa izin(PETI) di Desa Pulau Rengas, Kec Pangean Kab Kuantan Singingi(Kuansing), kembali marak di sepanjang aliran sungai Kuantan. namun di sayangkan tidak terlihat ada upaya dari Pemkab Kuansing maupun penegak hukum untuk menertibkannya.
KUANSING, jelajahriau.com Penambangan emas tanpa izin(PETI) di Desa Pulau Rengas, Kec Pangean Kab Kuantan Singingi(Kuansing), kembali marak di sepanjang aliran sungai Kuantan. namun di sayangkan tidak terlihat ada upaya dari Pemkab Kuansing maupun penegak hukum untuk menertibkannya.


Menurut Camat Pangean Pihak kepolisian dan Pemkab Kuansing telah melakukan berbagai cara untuk menertibkan Penambangan emas tanpa izin(PETI) kab Kuansing, namun hingga kini bukannya berkurang malah semakin menjamur.

Seperti PETI yang berada di Sungai Kuantan tepatnya 50 Meter di belakang Kantor Desa Pulau Rengas, Kec Pangen. Kegiatan PETI yang menggunakan puluhan mesin penambang siang malam bekerja tidak terlihat satupun aparat yang berani menertibkanya.


hal itu di akui oleh Camat Pangen kepada jelajahriau.com di sela sela kegiatan Diskes Provinsi Riau ke Kab Kuansing sabtu(5/3/16).


beberapa bulan belakangan ini PETI marak kembali di wilayah kerja saya, kita sudah sering menertibkannya dengan kepolisian. namun saat kita pulang kerumah PETI itu kembali beraktifitas. Pungkas Bahfiyen. Camat Pangen.


Sama sama kita tahui, lanjutnya, akibat penambangan emas illegal tersebut kini air di sepanjang aliran sungai Kuantan tidak dapat di manfaat kan lagi untuk minum dan mandi. hal itu di sebabkan oleh, air sungai kuantan telah terkontaminasi atau tercemar dengan zat kimia berupa air raksa, sedangkan fungsi air raksa itu sendir bagi PETI sangat bermanfaat untuk pencuci biji biji emas. Jelas Pak Camat.(Teti)

Berita Terkait