NEWS UPDATE

Kebakaran Lahan di Dumai, Tim Gabungan Berjibaku Padamkan Api

Tim JRC 09 Maret 2016 | 13:31:04 | Dibaca : 363 Kali Dumai
Keterangan Gambar : Foto: Dok BBKSDA-KLHK Riau

Belum hilang ingatan saat kebakaran hutan dan lahan melanda Sumatera beberapa waktu lalu, kini peristiwa yang menohok dunia internasional itu kembali terjadi. Di Riau, ada beberapa titik kebakaran yang muncul dan diupayakan pemadam oleh petugas gabungan.
Dumai, Jelajahriau--Belum hilang ingatan saat kebakaran hutan dan lahan melanda Sumatera beberapa waktu lalu, kini peristiwa yang menohok dunia internasional itu kembali terjadi. Di Riau, ada beberapa titik kebakaran yang muncul dan diupayakan pemadam oleh petugas gabungan.

Salah satunya di Kota Dumai. Pemadaman api sudah dilakukan sejak Senin (7/3) lalu oleh pasukan Manggala Agni bersama TNI, Polri, Pemkot Dumai, BPBD dan instansi terkait. Mereka memulai dengan menggelar salat meminta hujan (istisqo) di posko penanangan kebakaran hutan dan lahan di Bandara Medang Kampai, Dumai.

Selanjutnya, tim melakukan pemadaman di Jalan Datuk Maddan Kelurahan Tanjung Palas, Kecamatan Dumai Timur di areal yang terbakar sekitar 20 hektar. Pemadaman dibantu dengan water bombing.

Pemadaman juga dilakukan untuk kebakaran di Pulau Rupat tepatnya di Jalan Meranti Ujung, Desa Sri Tanjung atau perbatasan dengan Desa Mesim. Pemadaman dibantu oleh masyarakat Dusun 03 Desa Sri Tanjung. Area terbakar adalah semak belukar dengan luas sekitar 10 hektar.

Masih di Dumai, tim gabungan juga memadamkan kebakaran lahan di Dusun Semandak, Desa Tasik Serai, Kecamatan Pinggir Bengkalis dengan luas area terbakar sekitar 5 hektar. Api sudah dapat dikendalikan dan kegiatan moving up terus dilanjutkan dengan pemantauan pasca kebakaran.

Di Kabupaten Siak, pemadaman kebakaran hutan dan lahan juga dilakukan oleh tim gabungan, tepatnya di Suaka Margasatwa Giam Siak. Penambahan personel dilakukan dari Manggala Agni Daops Siak dan 10 orang SPORC, termasuk dilakukan patroli terpadu di 20 posko.

"Kondisi hari ini di Dumai sudah terkendali. Api tidak ada, asap tinggal beberapa titik saja. Tim Karlahut (Kebakaran lahan dan hutan) Riau tetap melakukan pemadaman," sebut Kementerian LHK dalam rilisnya, Rabu (9/3/2016).

Jumlah tim gabungan di Dumai dari Manggala Agni Kementerian LHK, TNI, Polri, BPBD, Dinas Kehutanan, berjumlah 750 orang.

Sementara untuk kebakaran di Bukit Kerikil, Bengkalis, masih berlangsung memasuki hari ke 7. Kebakaran susah terjangkau lewat darat, sehingga butuh water bombing. Beberapa titik api sudah dapat ditangani.

Di titik lainnya masih di Kabupaten Bengkalis, yaitu di Tasik Serai untuk kebakaran di lahan sekitar 10 hektar, sebanyak 7 haktar sudah dapat dikuasi oleh tim Manggala Agni KLHK, Masyarakat Peduli Api KLHK dan regu PT. Arara Abdi.

Begitu juga kebakaran lahan di desa Sri Tanjung, Kecamatan Rupat sudah terkendali oleh tim gabungan. Tinggal beberapa titik masih ada asap. Di lokasi ini, tim Manggala Agni melakukan pemadaman sejak 16 Februari 2016. Sementara di titik awal api di Gurun Panjang, Kota Dumai sejak 27 januari 2016.

"Berdasarkan perkembangan di lapangan disarankan agar segera ditindaklanjuti dengan penyidikan pada areal bekas terbakar dan operasi darat bagi pelaku perambahan di Cagar Biosfer dan Taman Wisata Alam (TWA) Sungai Dumai, karena TNI dan Polri menyatakan siap membackup," sebut Kementerian LHK.
(Tim/Jrc)

Berita Terkait