NEWS UPDATE

Menteri LHK, 7 Staf KLHK yang Disandera di Rohul Rendahkan Wibawa Negara

Tim JRC 05 September 2016 | 21:29:00 | Dibaca : 272 Kali Rohul
Keterangan Gambar : Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya

Tujuh pegawai Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) disandera oleh pihak pembakar hutan/lahan gambut di Rokan Hulu (Rohul), Riau. Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar mengecam penyanderaan itu.
Jakarta, Jelajahriau -- Tujuh pegawai Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) disandera oleh pihak pembakar hutan/lahan gambut di Rokan Hulu (Rohul), Riau. Menteri LHK Siti Nurbaya Bakar mengecam penyanderaan itu.

"Kejadian penyanderaan ini merupakan tindakan melawan hukum yang merendahkan kewibawaan negara apalagi diindikasikan adanya keterlibatan pihak perusahaan," kata Menteri Siti dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom, Minggu (4/9/2016).

Penyanderaan itu berlangsung pada Jumat (2/9) hingga Sabtu (3/9) kemarin. Tujuh pegawai yang disandera itu berasal dari Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) dan Polisi Kehutanan (Polhut). Tujuh pegawai itu sedang melaksanakan tugas negara memantau kebakaran lahan.

"Kejadian penyanderaan ini justru menjadi penyemangat kami, untuk maju terus menindak tegas para pelaku Karhutla (Kebakaran Hutan dan Lahan). Termasuk korporasi nakal yang menyalahi aturan. Ketegasan ini penting demi menjaga Indonesia," tegas Menteri Siti.

Maka penyelidikan terhadap kasus penyanderaan ini menjadi prioritas, selain tentunya aktivitas perambahan kawasan hutan juga tetap disorot oleh Kementerian LHK.

"KLHK akan mengusut dan menindaknya secara tegas sesuai dengan kewenangan yang ada," tegas Menteri Siti. (Tim/Jrc)

Berita Terkait