NEWS UPDATE

Penonton terpukau Melihat Penampilan Tarian Keranjang Ikan Asal Rohil Di Riau Expo

Tim JRC 28 November 2016 | 20:40:47 | Dibaca : 337 Kali Advertorial
Keterangan Gambar : Tari Keranjang Ikan Di Bawakan Oleh Penari Disparbudpora Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) Pukau Warga Riau

ROHIL, jelajahriau.com Masyarakat yang berkunjung ke Riau Expo di SKA Co Ex pekanbaru terpukau dengan tim kesenian asal dari Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), selasa(25/10/2016) malam.

ROHIL, jelajahriau.com – Masyarakat yang berkunjung ke Riau Expo di SKA Co Ex pekanbaru terpukau dengan tim kesenian asal dari Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), selasa(25/10/2016) malam. Kesenian yang ditampilkan berupa tarian Keranjang Ikan yang didukung oleh sanggar mustika budaya dan komunitas pecinta seni budaya kajang pesisir, Bagansiapiapi memukau penonton di Pekanbaru, Riau.


Demikian disampaikan Kasi Kepurbakalaan Disparbudpora Rohil, Zakia Hada SSn MHum, Rabu (26/10/2016) melalui sambungan selulernya. Ia mengatakan, keiikutsertaan Rohil di ajang tersebut sebagai bentuk partisipasi Pemkab Rohil dalam mensukseskan Riau Expo 2016. Selain kita memiliki stand pameran yang menampilkan potensi daerah juga dalam rangka mengenalkan seni budaya dan berbagai objek wisata Negeri Seribu Kubah lewat tim kesenian yang kita tampilkan di Pekanbaru,"katanya. Disebutkan Zakia Hada.



Beberapa objek wisata Rohil seperti Pulau jemur, Parit Bay Park, Danau Janda Gatal, Pulau Tilan, Jembatan Kembar Pedamaran I dan II, Ritual Bakar Tongkang (RBT), situs sejarah, candi kita juga diperkenalkan kepada pengunjung. Selain berpartisipasi ikut dalam ajang itu kita juga mengenalkan berbagai objek wisata yang ada di Rohil. Dengan begitu masyarakat akan mengetahui dan tertarik untuk berwisata ke negeri yang berjuluk seribu kubah ini,ucapnya. Terpisah, Penata Tari, Dedek Iskandar mengatakan, hasil laut yang melimpah tentunya mengangkat nama Kota Bagansiapiapi sebagai salah satu kota penghasil ikan terbesar di dunia setelah Norwegia dengan melibatkan banyak nelayan.


Namun, seiring berjalannya waktu predikat itu telah hilang dan saat ini secara bertahap akan dikembalikan oleh pemkab Rohil. Tari ini menampilkan hasil nelayan dimuat di dalam keranjang ikan yang terbuat dari rotan. Dimana keranjang rotan itu dulunya sebagai alat utama nelayan untuk memuat ikan kepelabuhan atau dermaga. Nah, kondisi inilah yang digambarkan dalam tari kesenian,pungkasnya sembari mengatakan kalau Rohil juga sempat menampilkan lagu-lagu daerah Rohil.(Adv)

Berita Terkait