NEWS UPDATE

Di Hari Guru Nasional ke-70, Pemkab Rohil Telah Sekolahkan 2.096 Guru Hingga S1

Tim JRC 24 November 2016 | 20:28:50 | Dibaca : 231 Kali Advertorial
Keterangan Gambar : Bupati Rohil H. Suyatno MP mengucapkan selamat kepada guru berprestasi

Rohil, jelajahriau.com- Memperingati hari guru Nasional, Bupati Rokan Hilir(Rohil) pimpin upara bendera. Tidak hanya itu, Bupati juga hadiri acara pameran pendidikan yang di gelar oleh SMK Nusantara.

Rohil, jelajahriau.com- Memperingati hari guru Nasional, Bupati Rokan Hilir(Rohil) pimpin upara bendera. Tidak hanya itu, Bupati juga hadiri acara pameran pendidikan yang di gelar oleh SMK Nusantara. Bupati Rohil H Suyatno MP dalam sambutanya, menyampaikan kalau, pendidikan di Rohil sudah jauh berkembang dengan pesat. Pemerintah daerah mendukung kemajuan tersebut dalam bentuk sarana dan prasarana serta Sumber daya Manusia (SDM) tenaga pendidik.


Hal tersebut sesuai dengan seiring tuntutan dan perkembangan zaman, kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya teknologi di bidang informatika. Maka seiring dengan itu pula menjadikan tantangan tersendiri bagi eksistensi guru, yang fungsi dan perannya dipandang penting dalam mencetak dan menyiapkan generasi muda bangsa yang unggul dan kompetitif, cerdas dan aplikatif yang merupakan cita-cita yang tidak bisa ditawar-tawar lagi.


Kedepan, kualitas guru untuk mempersiapkan lulusan-lulusan anak didik yang cerdas berakhlakul karimah dan memiliki kemandirian dan tanggung jawab tehadap masa depan bangsa ini telah menjadi tanggung jawab guru baik secara kelembagaan maupun secara individual. "Mengingat betapa besarnya fungsi dan peran guru, maka paradigma yang menempatkan guru sebagai pahlawan tanpa tanda jasa, sudah tidak relevan lagi. Kedepan guru telah dipandang sebagai pekerja profesional yang diukur berdasarkan kinerja melalui sertifikasi dan dihargai sesuai dengan kinerja masing-masing," kata Bupati Suyatno.


Baik melalui penggajian struktural maupun penggajian fungsional, ditambah lagi pemberian insentif menurut urgensi dan kebutuhan masing masing guru. Maka, PGRI harus selalu membangun kekuatan dan kebersamaan untuk mewujudkan guru profesional, sejahtera, dan bermartabat untuk meningkatkan mutu pendidikan dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Pemerintah bersama PGRI akan terus melakukan upaya dalam meningkatkan kesejahteraan guru dan tenaga kependidikan lainnya.



Dalam rentang waktu 16 tahun perjalanan Kabupaten Rokan Hilir, program pembangunan pada sektor pendidikan dan peningkatan sumberdaya manusia, selalu ditempatkan menjadi program prioritas. Kebijakan pada sektor pendidikan dan peningkatan kualitas sumberdaya manusia, Pemkab Rohil menurut Suyatno terus berupaya meningkatkan kualitas sarana dan prasarana belajar bagi peserta didik, memberikan beasiswa dan bantuan dana bagi pelajar yang kurang mampu serta menyekolahkan siswa/siswi berprestasi diberbagai Perguruan Tinggi Nasional dan luar negeri. Sedangkan kebijakan dan upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas para guru, melalui pemberian kesempatan para guru dalam memperoleh sertifikasi. "Mengenai adanya beberapa sekolah yang rusak atau terbengkalai pembangunannya itu kebanyakan yang berstatus sekolah swasta. Kalau sekolah yang statusnya sudah negeri itu saya rasa sudah bagus semua," kata Bupati Suyatno.


Semantara itu, Kadisdik Rohil, Ir H Amiruddin MM mengatakan, untuk meningkatkan pendidikan para generasi muda harus bisa membangun karakter dirinya yang baik, kualitas yang baik, dan etika yang bagus. Apabila hal itu ada didalam diri generasi muda kita, maka sangat diyakini secara umumnya akan mampu membangun karakter bangsa yang baik. Saat ini pemerintah telah menyekolahkan 2.096 orang guru pada jenjang pendidikan strata satu (S1) dalam berbagai bidang studi. Jumlah tersebut barulah 20 % dari 10.423 guru yang mengajar di 901 sekolah yang tersebar pada 18 kecamatan se-Kabupaten Rokan Hilir.(adv)

Berita Terkait