NEWS UPDATE

Dipersidangan Sekretaris Diskes Pelalawan Bantah Kesaksian Abdul Wahab

Tim JRC 08 Maret 2017 | 09:19:06 | Dibaca : 339 Kali Pelalawan
Keterangan Gambar : Asril, Sekretaris Diskes Pelalawan Sebagai Saksi Di Persidangan Kasus Dugaan Penipuan Penerimaan PTT Oleh Bawahannya

PELALAWAN, jelajahriau.com Dipersidangan ke lima kasus dugaan penipuan yang di dakwakan kepada Yulia Fitri PNS Dinas Kesehatan Pelalawan hadir sebagai saksi Asril, Selasa(7/3/2017) sekitar 15.45 wib. Dihadirkannya Sekretaris Diskes Pelalawan oleh Jaksa Penuntut Umum(JPU) dipersidangan dikarenakan seringnya nama Asril di sebut sebut oleh Abdul Wahab saat memberi kesaksian di persidangan sebelumnya.

PELALAWAN, jelajahriau.com – Dipersidangan ke lima kasus dugaan penipuan yang di dakwakan kepada Yulia Fitri PNS Dinas Kesehatan Pelalawan hadir sebagai saksi Asril, Selasa(7/3/2017) sekitar 15.45 wib. Dihadirkannya Sekretaris Diskes Pelalawan oleh Jaksa Penuntut Umum(JPU) dipersidangan dikarenakan seringnya  nama Asril di sebut sebut oleh Abdul Wahab saat memberi kesaksian di persidangan sebelumnya.


Di Kasus dugaan penipuan penerimaan Pegawai Tidak Tetap(PTT) yang di dakwakan kepada Yulia Fitri  PNS Diskes Pelalawan berbuntut panjang, kali ini JPU menghadirkan pimpinan terdakwa Sekretaris Dinas Kesehatan Asril.


Dalam keterangannya di depan Ketua Hakim Riska Widiana SH MH dan Hakim Anggota Andry Eswin SH MH, Rahmad Hidayat Batu Baru SH MH, Asril membantah  semua keterangan saksi sebelumnya Abdul Wahab.


Sebelumnya Abdul wahab di persidangan mengatakan bahwasanya dirinya pernah di perintahkan Asril untuk menjembatani antara Yulia Fitri dengan Asril terkait penerimaan PTT pada tahun 2014 sebanyak 12 orang.


Dengan tegas Asril menerangkan di persidangan dirinya tidak pernah memerintahkan Abdul Wahab menjembatani pertemuan nya dengan Yulia Fitri.


Asril menjelaskan disaat permasalahan muncul diwaktu penerimaan PTT pada tahun 2014 bahwasannya adanya dugaan penerimaan uang untuk pengangkatan PTT di Diskes Pelalawan, dirinya telah di pindahkan oleh Pimpinannya ke Bagian Umum di Sekwan DPRD Pelalawan pada bulan November 2014, dan Pada bulan Juni 2015 dirinya di angkat kembali menjadi Sekretaris Diskes bertepatan dengan pembukaan penerimaan PTT sebanyak 109 pada 2015 lalu.    


Banyak pertanyaan Ketua Hakim di persidangan itu di patahkan Asril dengan mudah, satu kata” tidak tahu”. Kesal jawaban saksi, Hakim dengan nada agak tinggi menegur Saksi. “ saksi jangan memberi keterangan yang berbelit belit”.   


Pertanyaan (JPU) Martarius SH MH terkait ada nya penerimaan uang di saat penerimaan Pegawai Honorer atau PTT di Diskes Pelalawan dengan mudah juga dipatahkan oleh saksi dengan jawaban yang sama yaitu “tidak tahu”.


Menurut keterangan JPU Saksi yang di hadirkan tidak ada dalam pemeriksaan penyidik atau Berita acara pemeriksaan (BAP) di Polres Pelalawan.(tim jrc)

Berita Terkait