NEWS UPDATE

Yulia Fitri Mengaku Pernah Menyerahkan Uang Kepada Asril Di Hadapan Istrinya

Tim JRC 08 Maret 2017 | 10:01:06 | Dibaca : 683 Kali Pelalawan
Keterangan Gambar : Asril, Sekretaris Diskes Pelalawan Hadir Di PN Pelalawan Sebagai Saksi Kasus Dugaan Penipuan Penerimaan PTT

PELALAWAN, jelajahriau.com Asril, Sekretaris Dinas Kesehatan Kab Pelalawan (saksi-red) selalu menjawab tidak tahu, sepertinya majlis hakim pun mati langkah, mereka pun tidak dapat mengembangkan pertanyaan di persidangan kasus dugaan penipuan penerimaan Pegawai Tidak Tetap(PTT) yang di dakwakan ke bawahan saksi(Asril-red) yaitu Yulia Fitri PNS/ASN Staf Diskes, Selasa( 7/3/2017) jam 15.45 wib.

PELALAWAN, jelajahriau.com –   Asril, Sekretaris Dinas Kesehatan Kab Pelalawan (saksi-red) selalu menjawab tidak tahu, sepertinya majlis hakim pun mati langkah, hakim pun kelihatannya sulit mengembangkan pertanyaan di persidangan kasus dugaan penipuan penerimaan Pegawai Tidak Tetap(PTT) yang di dakwakan ke bawahan saksi(Asril-red) yaitu Yulia Fitri PNS/ASN Staf Diskes, Selasa( 7/3/2017) jam 15.45 wib.   


Tidak hilang akal, Ketua Hakim Riska Widiana SH MH dan Hakim Anggota Andry Eswin SH MH, Rahmad Hidayat Batu Baru SH MH yang menyidangkan kasus dugaan penipuan tersebut mempersilahkan terdakwa menanyakan kepada saksi(Asril-red).


kesempatan itu tidak di manfaatkan Yulia Fitri untuk bertanya kepada saksi, sepertinya yulia fitri sudah tahu akan jawaban pimpinannya itu. Kesempatan yang di berikan majlis hakim hanya di manfaatkan  Yulia Fitri untuk mengingatkan Asril,“ bapak masih ingat waktu saya menyerahkan uang Rp 300 juta ( tiga ratus Juta) kepada bapak di rumah di hadapan istri bapak.”


Berpikir sejenak, Saksi(Asril-red) menjawab dengan singkat,” tidak pernah ada itu.”


Dan diawal persidang di mulai ada yang agak mengelikan para tamu, dimana disaat saksi di minta Ketua hakim kartu pengenalnya berupa KTP, saksi menyodorkan KTP lama(warna kuning), hakim minta saksi untuk memperlihatkan E-KTP atau SIMnya. Asril menjawab,” kartu yang lain tinggal bu hakim, kalau perlu saya jemput dulu.”          


Sudah tidak ada yang akan di tanyakan kepada saksi, hakim ketua sidang jam 18.10 wib, sidang di lanjutkan minggu depan untuk mendengarkan keterangan terdakwa.(tim jrc)

Berita Terkait