NEWS UPDATE

Pelaku Pengedaran Meningkat, Kapolda Musnahkan Barang Bukti Narkoba

Tim JRC 15 Agustus 2017 | 21:06:17 | Dibaca : 97 Kali Hukum
Keterangan Gambar : Kapolda Sumbar, Irjen Fakhrizal memusnahkan narkotika jenis sabu dengan cara diblender, Selasa (15/8) di Monumen Merpati Perdamaian, Purus, Padang. (guspa caniago)

Berdasarkan data yang dirilis BNN Pusat, pelaku penyalahgunaan narkoba di Indonesia mencapai 5,2 juta jiwa. Parahnya lagi, angka kematian setiap harinya dikarenakan narkoba mencapai 50 orang.

Padang, Jelajahriau -– Peredaran narkoba di Indonesia sudah sangat mengkhawatirkan. Begitu juga kejahatan konvensional lainnya sudah merambah di setiap pelosok negeri ini. Pelakunya (pengedar dan pemakai) semua kalangan termasuk oknum aparat negara.

Berdasarkan data yang dirilis BNN Pusat, pelaku penyalahgunaan narkoba di Indonesia mencapai 5,2 juta jiwa. Parahnya lagi, angka kematian setiap harinya dikarenakan narkoba mencapai 50 orang.

Kapolda Sumbar, Irjen Fakhrizal mengatakan hal demikian dalam kegiatan pemusnahan narkotika di Monumen Merpati Perdamaian, Purus, Padang, Selasa (15/8). Kegiatan itu dihadiri Wakapolda, Brigjen Bayu Wisnumurti, perwakilan TNI, Kejaksaan dan tokoh masyarakat.

Dikatakan, saat ini Indonesia sudah jadi lahan empuk oleh bandit-bandit narkoba untuk mengedarkan barang haram tersebut. Bukan saja sebagai konsumen, tapi juga produsennya. "Ini sudah darurat sekali, peran kepolisian dan instansi terkait sangat dibutuhkan,"ujar Kapolda.

Khusus di Sumbar, penyalahgunaan narkoba mencapai 63.353 jiwa. Jika dibandingkan dengan provinsi lain, Sumbar menempati urutan ke-24 dari 33 provinsi.

Berdasarkan hasil penangkapan, setiap tahun terjadi peningkatan peredaran narkoba. Pada 2016 kasus yang diungkap sebanyak 824 dengan jumlah tersangka 1.110 orang. Ini meningkat sebanyak 189 kasus, apabila dibandingkan pada 2015 dengan 635 kasus dan 815 tersangka. (HS/Jrc)

Berita Terkait