NEWS UPDATE

16 Sekolah SD Ikuti Workshop Dikcil Yang Digelar PT TPP

Tim JRC 15 September 2017 | 19:30:07 | Dibaca : 126 Kali Pendidikan
Keterangan Gambar : Sekolah Ikut Workshop

Sedikitnya 16 Sekolah Dasar di tiga kecamatan di Kabupaten Inhu ikuti kegiatan Dikcil (Dokter Cilik) guna menjaga kesehatan jasmani, Dan juga salah satu modal pembangunan dewasa ini adalah sumber daya manusia yang berkualitas, yaitu sumber daya manusia yang sehat jasmani, rohani, mental dan sosial kemasyarakatan.
RENGAT, Jelajahriau-- Sedikitnya 16 Sekolah Dasar di tiga kecamatan di Kabupaten Inhu ikuti kegiatan Dikcil (Dokter Cilik) guna menjaga kesehatan jasmani, Dan juga salah satu modal pembangunan dewasa ini adalah sumber daya manusia yang berkualitas, yaitu sumber daya manusia yang sehat jasmani, rohani, mental dan sosial kemasyarakatan. 

 

Pembangunan SDM tidak serta merta dapat dilakukan dengan mudah, tapi butuh proses untuk memperoleh hasil yang baik. Sekolah merupakan ruang bagi siswa untuk menimba berbagai ilmu pengetahuan, membangun keterampilan dan karakter masa depan.

 

Sehingga sekolah dituntut mampu menyediakan dan menyelenggarakan berbagai kegiatan yang dapat mengembangkan bakat, minat dan keterampilan siswa.

 

Salah satu sarana yang dikembangkan di sekolah adalah Usaha Kesehatan Sekolah (UKS). UKS sebagai wadah untuk mengembangkan minat siswa dalam dunia kesehatan.

 

Sejalan dengan pengembangan UKS di Sekolah, PT Tunggal Perkasa Plantations anak cabang PT Astra Agro Lestaru meyelenggarakan Workshop Dokter Kecil Terampil di Area Training Center (ATC) Area Andalas 2 pada Rabu, 13 September 2017.

 

Workshop Dokcil Terampil ini dilaksanakan atas kerjasama antara Tim Guru PT TPP, ATC A2 dan Dokter Polibun PT TPP. 

 

"Workshop ini bertujuan untuk mengembangkan pengetahuan siswa pelaksana UKS yaitu dokter kecil yang berada di sekolah untuk dapat menjadi agen penggerak perilaku hidup bersih dan sehat di sekolah maupun lingkungan sekitar tempat tinggalnya," kata CPO Humas PT TPP, Dede Putra kepada jelajahriau.com, Kamis (14/9/2017).

 

Sementara itu, Sarwoko, Kepala SDS 023 PT TPP mengatakan, Workshop Dokter Kecil Terampil ini diikuti oleh 16 sekolah dasar dari 3 Kecamatan, yaitu Kecamatan Lirik, Pasir Penyu dan Sungai Lala. Dengan jumlah peserta 36 dokter kecil dan 16 guru pendamping. 

 

"Adapun sekolah tesebut adalah SDN 012 Sungai Sagu, SDN 005 Sungai Sagu, SDN 011 Redang Seko, SDN 010 Banjar Balam, SDN 014 Wonosari, SDN 003 Gudang Batu, SDS Muhammadiyah, SDS 023 Astra Agro Lestari, SDN 018 Tanah Merah, SDN 007 Sekar Mawar, SDN 003 Sekar Mawar, SDN 011 Kembang Harum, SDN 009 Petalongan, SDN 017 Candirejo, SDN 006 Kelawat dan SDN 007 Ujung Kebun," bebernya.

 

Harapannya peserta yang hadir dalam kegiatan ini nantinya menjadi agen penggerak kesehatan di sekolah dan lingkungan keluarganya masing-masing.

 

Materi yang disampaikan selain PHBS adalah pertolongan pertama yang sering terjadi di sekolah seperti menangani siswa pingsan, menangani memar karena benturan, menangani luka ringan pada kaki dan tangan, juga belajar menangani siswa yang terkilir bahkan menangani patah tulang juga dipelajari pada workshop dokcil terampil ini.

 

"Perilaku Hidup Bersih dan Sehat harus dimulai sejak dini, karena perilaku itu dalam membangunnya butuh proses. Contoh kecil saja, sangat susah untuk menyadarkan seseorang itu untuk membuang sampah pada tempatnya, padahal mereka tahu bahayanya membuang sampah sembarngan. Makanya PHBS ini perlu ditanamkan sejak dini," pungkas Sarwoko."(Jumadi)

Berita Terkait