NEWS UPDATE

Lebih 10 Kali Gauli Anak Kandung, Seorang Ayah Di Peranap Dilaporkan Polisi

Tim JRC 22 September 2017 | 21:21:58 | Dibaca : 86 Kali Inhu
Keterangan Gambar : Pelaku Gauli Anak Kandungnya

Berdasarkan laporan polisi Nomor:LP/63/lX/2017/Res Inhu/Peranap hari kamis 21 September 2017 sekitar pukul 15.30 wib menerima laporan perihal persetubuhan atau pencabulan anak di bawah umur yang di lakukan oleh orang tua kandung. Dengan pelapor E (16) dan waktu kejadian pada hari senin 18 September 2017 sekitar pukul 23.wib di dalam kamar tidurnya sendiri di Kelurahan Batu Rijal Hilir Kecamatan Peranap.

Rengat, Zamrudtv-- Berdasarkan laporan polisi Nomor:LP/63/lX/2017/Res Inhu/Peranap hari kamis 21 September 2017 sekitar pukul 15.30 wib menerima laporan perihal persetubuhan atau pencabulan anak di bawah umur yang di lakukan oleh orang tua kandung. Dengan pelapor E (16) dan waktu kejadian pada hari senin 18 September 2017 sekitar pukul 23.wib di dalam kamar tidurnya sendiri di Kelurahan Batu Rijal Hilir Kecamatan Peranap.

Kapolres Inhu AKBP Arif Bastari SIk melalui Paur Humas Polres Inhu Iptu Juaridi mengatakan," Kronologisnya, Pada Tahun 2013 korban masih sekolah MTS Syahfaaturasul Teluk kuantan kelas 1(satu), pada hari ,tanggal tidak ingat namun di Tahun 2013 pada saat itu korban pulang menuju rumah orang tua korban di Kel. Batu Rijal Hilir.

Setelah sampai di rumah pada malam hari korban langsung istirahat di kamar,sekira pukul 23.00 wib korban sudah tidur dan pukul 24.00 wib korban terbangun, Kemudian korban melihat ada bercak darah di sprai tempat tidurnya dan kemudian korban mambuka pintu kamar untuk mencari siapa yg masuk kekamar korban.

Tidak lama korban melihat bapak korban keluar dari kamar mandi, Korban curiga pada bapak korban namun korban tidak berani menanyakan kepada bapak , korban mendiamkan dan tidak berani betcerita pada orang lain,

Pada tahun 2014 korban pindak sekolah dari MTS syahfaaturasul Teluk kuantan ke MTS Miftahuljanah peranap saat itu kelas kelas II (Dua) dan sudah tinggal di rumah orang tua korban setiap hari,pada hari dan tanggal korban lupa namun malam hari sakira pukul 23.00 wib saat itu korban berbaring di tempat tidur tidak lama gagang pintu kamar korban di paksa untuk di buka kerena pintu korban terkuncing dari dalam, lalu korban membukakan pintu. setelah buka pintu korban melihat bapak korban ,bapak korban langsung masuk ke kamar korban kemudian memegang tangan kanan,

Dan kemudian korban di tarik menuju kasur korban di suruh untuk berbaring, kerena takut korban mengikuti perintah bapak korban untuk berbaring, setelah berbaring bapak korban menyuruh korban membuka celana korban, Korban sempat bertanya ke bapak korban, MENGAPA CELANA SAYA DI BUKA ,bapak korban mengatakan buka saja dulu tidak apa apa, kerena korban takut, korban langsung membuka celananya.

Setelah korban buka celananya, Pelaku memasukan kemaluanya ke kemaluan korban.Setelah bapak korban mengeluarkan spermanya ke perut korban setelah pelaku mengatakan jangan mengasih tau sama ibu atau yang lain.kalau di kasih tau tidak di kasih jajan, HP, baju, tas, sepatu atau barang lainnya.

Setelah mengatakan itu pelaku mengemas bajunya langsung keluar dari kamar korban dan meninggalkan korban, Singat korban selama tahun 2015, pelaku atau bapak korban telah memperkosa korban kurang lebih sudah 5 kali, pada tahun 2015 seingat korban kurang lebih 5 kali, begitu juga di tahun 2016 kurang lebih lima kali,

Pada hari senin 19 september 2017 jam 23.00 wib pintu kamar korban di paksa di buka gagangnya, namun korban kunci tidak bisa di bukaoleh pelaku, lalu korban membuka pintu melihat bapak korban di depan pintu kemudian menyuruh saya berbaring ke kasur dan korban menuruti kemauan pelaku.

Setelah korban berbaring pelaku membuka celana korban,kemudian menaikan baju korban sampai leher,kemudian pelaku memasukan kemaluanya ke kemaluan korban ,setelah di masukan tidak beberapa lama kemudian pelaku mengeluarkan cairan putih (sperma) keatas perut korban.setelah selesai pelaku mengemasi bajunya setelah itu pergi meninggalkan korban.

kerena tidak tahan lagi merasakan perbuatan pelaku pada hari Rabu tgl 20 september 2017 sekira pukul 15.00 wib korban memberitahukan kepada paman dan bibi korban atas perbuatan pelaku,setelah itu korban dan keluarga melaporkan ke polsek peranap guna pengusutan lebih lanjut.

Saat ini pelaku sudah di tahan di Sel Mapolsek Peranap guna mempertanggungjawab perbuatannya,"pungkas Pahur Humas Polres Inhu."(Jumadi/Zamrudtv)

Berita Terkait