NEWS UPDATE

Enggan bayar hutang, PT Samantaka Batubara Jual Nama Bupati Inhu

Tim JRC 02 November 2017 | 18:48:08 | Dibaca : 65 Kali Inhu
Keterangan Gambar : Lahan

Keberadaan PT Samantaka Batubara membangun dermaga di Kecamatan Kuala Cenaku, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Provinsi Riau terkesan merugikan kontraktor lokal. Pasalnya, perusahaan tersebut tidak membayar tagihan pekerjaan penimbunan demaga kepada seorang kontraktor bernama Herman.

Rengat, Jelajahriau--Keberadaan PT Samantaka Batubara membangun dermaga di Kecamatan Kuala Cenaku, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Provinsi Riau terkesan merugikan kontraktor lokal. Pasalnya, perusahaan tersebut tidak membayar tagihan pekerjaan penimbunan demaga kepada seorang kontraktor bernama Herman.


"Sudah hampir 2 tahun pihak PT Samantaka belum membayar tagihan pekerjaan saya sekitar Rp500juta lebih," ujar Herman kepada jelajahriau.com Rabu (1/11/2017).


Kata Herman, pihak PT Samantaka juga kerap menjual nama Bupati Inhu H Yopi Arianto ketika berupaya menangih pembayaran yang belum dilunasi pihak PT Samantaka.


"Saya selalu berhubungan dengan pak Tedy selaku pimpinan PT Samantaka di Inhu, setiap saya tagih beliau selalu mengelak, bahkan beliau bilang soal tagihan saya nanti diajak duduk dulu bersama Bupati Inhu pak Yopi," sebutnya.


Menurut Herman, dengan adanya pernyataan Tedy tersebut, dia beranggapan bahwa PT Samantaka berupaya tidak ingin membayar tagihan darinya.


"Saya sudah pernah mengancam akan menggali kembali timbunan tanah yang saya kerjakan, tetapi pihak PT Samantaka selalu menghalangi saya, namun ketika saya meminta pembayaran malah menjual - jual nama Bupati Inhu, " ungkap Herman seraya memperlihatkan chatingan whatsappnya dengan pihak PT Samantaka bernama Tedy.


Dengan kejadian ini, Herman berharap pihak PT Samantaka Batubara agar segera membayar seluruh tagihan hasil pekerjaannya membangun dermaga Batubara di Kecamatan Kuala Cenaku.


Sementara itu, pihak PT Samantaka Tedy ketika dikonfirmasi wartawan tidak bersedia memberikan klarifikasi terkait tudingan tersebut."(Jumadi)

Berita Terkait