NEWS UPDATE

Putus Kontrak, Kantor DPRD Pelalawan Terlihat Kotor Dan Tidak Terurus

Tim JRC 12 Maret 2019 | 01:15:58 | Dibaca : 83 Kali Pelalawan
Keterangan Gambar : Kantor DPRD Pelalawan Terlihat Kotor Dan Jorok

PELALAWAN, jelajahriau.com – Setelah di putus kontrak perusahan pelaksanan proyek rehab kantor DPRD Pelalawan oleh Dinas Pekerjaan umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pelalawan pada tahun 2018 lalu, kini kantor Perwakilan Rakyat itu kondisinya sangat memprihatikan.

PELALAWAN, jelajahriau.com – Setelah di putus kontrak perusahan pelaksanan proyek rehab kantor DPRD Pelalawan oleh Dinas Pekerjaan umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pelalawan pada tahun 2018 lalu, kini kantor Perwakilan Rakyat itu kondisinya sangat memprihatikan.


Dari pantauan jelajahriau.com di lokasi terlihat material bekas pecahan batu dan bahan lainnya berserakan di lantai gedung DPRD Pelalawan, dari lantai dua hingga ke lantai tiga. Dan terkesan kantor DPRD Pelalawan kotor dan tidak terurus.


Nilai proyek Rehab gedung DPRD Pelalawan senilai Rp 3,2 Miliar yang di anggarkan pada tahun 2018 dan di laksanakan oleh PT Kemuning Yona Pratama di tinggalkan begitu saja.


Menurut anggota DPRD Pelalawan dari Fraksi Golkar,”Kita sudah minta ke pada kontraktor agar rehap kantor DPRD ini cepat di selesaikan, karena yang dibongkar itu ruangan yang sangat stategis, seperti ruang rapat pleno, dan ruang rapat lainnya,”terang Baharudin kepada jelajahriau.com,senin(11/2/2019).


“Sesuai dengan perjanjian, waktunya sudah habis maka kontrak di putus oleh Dinas PUPR. Dan Putusnya kontrak ini sangat merugikan kita semua, karena untuk melanjutkan pekerjaan nya tidak bisa di laksanaka tahun depan, sebab pengerjaan yang terbengkalai ini di hitung dulu oleh BPK, berapa persen yang sudah di bayar, dan terus di tahun 2021 baru bisa kita anggarkan lagi.” Jelasnya.(tim jrc)

Berita Terkait