NEWS UPDATE

310 Ha kebun Kelompok Tani Tuah Negeri Ludes Terbakar, Sawit Milik Bupati Pelalawan Selamat

Tim JRC 02 Oktober 2019 | 17:31:46 | Dibaca : 199 Kali Pelalawan
Keterangan Gambar : 310 Ha Kebun Kelompok Tani Tuah Negeri Ludes Terbakar, Sawit Bupati Pelalawan Selamat

PELALAWAN,jelajahriau.com – kebun kelapa sawit milik Bupati Pelalawan HM Harris yang berada di Kelurahan Kerinci Barat, Kecamatan Pangkalan kerinci nasibnya sungguh beruntung, bagaimana tidak, kebun kelapa sawit milik orang lain yang berada di sekeliling kebun bupati sudah luluh lantak dan hanya menyisakan bekas bekas kebakaran, namun kebun Bupati Pelalawan yang berada di tengah tengah kebun warga bisa selamat dari amuk si jago merah.

PELALAWAN,jelajahriau.com – kebun kelapa sawit milik Bupati Pelalawan HM Harris yang berada di Kelurahan Kerinci Barat, Kecamatan Pangkalan kerinci nasibnya sungguh beruntung, bagaimana tidak, kebun kelapa sawit milik orang lain yang berada di sekeliling kebun bupati sudah luluh lantak dan hanya menyisakan bekas bekas kebakaran, namun kebun Bupati Pelalawan yang berada di tengah tengah kebun warga bisa selamat dari amuk si jago merah.


Kebakaran lahan dan hutan(karlahut) yang telah meluluh lantakan kebun kelapa sawit milik kelompok tani Tuah Negeri seluas 310 Ha pada bulan september 2019 kemarin, hanya menyisakan kebun kelapa sawit milik Bupati Pelalawan seluas 14 Ha.


Hal itu disampaikan oleh ketua kelompok Tani Tuah Negeri kepada jelajahriau.com minggu(30/9/19) di rumahnya.” Kebakaran yang melanda kebun sawit kami tahun ini betul betul membuat kami sedih dan terpukul, bayangkan luas kebun kelompok tani Tuah Negeri berkisar 325 Ha, 310 Ha nya sudah ludes di lalap api. Yang tersisa hanya kebun milik pak HM Harris, luasnya berkisar 14 Ha.” Jelas Abuzar dengan nada lemas.


Di tempat terpisah, saat di konfirmasi kepada Bupati Pelalawan di kantornya usai melaksanakan acara coffe morning senin(30/9/19) menjelaskan,”lahan itu kan atas nama anak saya, lahan itu tidak ada terbakar.” Terang HM Harris Bupati Pelalawan.


Lanjutnya,”tim dari mabes kan telah turun kesana, mereka kan mencari asal usul api dari mana,”tutup Bupati singkat.(tim jrc)

Berita Terkait