NEWS UPDATE

Tiga Terdakwa Kasus Korupsi DPMD Inhu di Tuntut Berbeda

Tim JRC 01 Januari 1970 | 21:53:06 | Dibaca : 433 Kali Inhu
Keterangan Gambar : Sidang Dugaan Korupsi Dana UED-SP Kab Inhu Di PN Pekanbaru

INHU,jelajahriau.com -- Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Pekanbaru, Provinsi Riau kembali menggelar sidang kasus dugaan korupsi dana transportasi tenaga pendamping desa serta dana transportasi tenaga pengelolah Unit Ekonomi Desa (UED-SP) tahun 2012-2014 Rp 1,93 M di Kabupaten Indragiri Hulu.

INHU,jelajahriau.com -- Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Pekanbaru, Provinsi Riau kembali menggelar sidang kasus dugaan korupsi dana transportasi tenaga pendamping desa serta dana transportasi tenaga pengelolah Unit Ekonomi Desa (UED-SP) tahun 2012-2014 Rp 1,93 M di Kabupaten Indragiri Hulu.


Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri Rengat, Indragiri Hulu pembacaan tuntutan kepada terdakwa didepan majelis hakim. Mereka adalah Suratman (60) yang merupakan PA (Pengguna Anggaran), Bariono (58) selaku PPTK dan Syafri Beni (51) menjabat selaku Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Inhu.


Kejari Inhu, Hayin Suhikto SH MH melalui Kasi Pidsus Ostar Al Pansri SH MH yang disampaikan JPU, Misael Tambunan mengatakan, untuk terdakwa Suratman di tuntut 3 tahun 6 bulan penjara dan terdakwa Syafri Beni dituntut 2 tahun penjara. Sedangkan terdakwa Bariono di tuntut 7 tahun 6 bulan penjara.


” Hal ini sesuai ketentuan Pasal 3 Jo dan Pasal 18 Ayat (1) Huruf b, (2) dan (3) Undang-Undang RI No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang RI No. 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang RI No. 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo. Pasal 55 ayat (1) ke-1 Jo. Pasal 64 ayat (1) KUHP,” ujarnya.


Sidang berlangsung dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Saut Maruli Tua Pasaribu SH MH yang didampingi oleh Hakim Anggota Asep Koswara SH MH dan Poster Sitorus SH MH."singkatnya,(heri)

Berita Terkait