NEWS UPDATE

Kurang Perhatikan Hak Warga, Fraksi Golkar DPRD Inhu Tolak Perpanjangan HGU PTPN V Sei Lala

Tim JRC 15 November 2019 | 13:29:42 | Dibaca : 43 Kali Inhu
Keterangan Gambar : Anggota DPRD Inhu Dari Partai Golkar

INHU,jelajahriau.com -- Pasca berakhirnya bulan Juni 2019 yang lalu mendapat sorotan dari Fraksi Golkar.Perpanjangan Hak Guna Usaha (HGU) PT Perkebunan Nusantara V (PTPN) Sei Lala hingga kini belum disetujuhi oleh pemerintah Kabupaten Inhu, Riau.

INHU,jelajahriau.com -- Pasca berakhirnya bulan Juni 2019 yang lalu mendapat sorotan dari Fraksi Golkar.Perpanjangan Hak Guna Usaha (HGU) PT Perkebunan Nusantara V (PTPN) Sei Lala hingga kini belum disetujuhi oleh pemerintah Kabupaten Inhu, Riau.


Ketua Fraksi Golkar DPRD Inhu, Daniel Eka Perdana, kepada wartawan Kamis 14 November 2019, meyatakan bahwa pihaknya menolak keras perpanjangan HGU PTPN V Sei Lala.


"Kami sudah mendengar dari berbagai pihak bahwa PTPN V kurang memberikan perhatian kepada masyarakat. Oleh karena itu, secara tegas kami menolak HGU diperpanjang," ungkap Daneil Eka Perdana.


Walaupun demikian, apabila nantinya diperpanjang, maka PTPN V Sei Lala harus mengeluarkan hak dari masyarakat sesuai dengan ketentuan yang berlaku.


"Kami siap mengawal hak-hak masyarakat, karena ini merupakan kewajiban kami selaku wakil rakyat," tegas Daneil.


Terpisah, Ketua DPD II Partai Golkar Inhu, H. Yopi Arianto saat dikonfirmasi via seluler mengatakan, bahwa statement yang  disampaikan oleh fraksi Golkar DPRD Inhu sudah bagus dan tepat.


Apa yang disampaikan oleh fraksi Golkar itu sudah tempat,"kata Yopi


Yopi menambahkan, manajemen PTPN V Sei Lala harus memberikan kontribusi dan tanggung jawab terhadap masyarakat yang berada dilingkungan HGU dan supaya tidak memanfaatkan perusahaan berplat merah di jalan yang salah.


"Sudah saatnya masyarakat tempatan diperhatikan," tegasnya.


Yopi juga meminta kepada Kementerian BUMN, KPK, dan Jaksa untuk mengaudit Manajemen PTPN V Sei Lala sesuai ketentuan yang berlaku.


Sementara itu, Amo 1 PTPN V  Sei Lala H Mahmud saat dikonfirmasi mengatakan," Tadi kita sudah rapat bersama ketua DPRD dan ketua komisi ll, Dalam keputusan rapat tadi akan di bentuk tim dan apa-apa yang disampaikan masyarakat mau di akomodir lalu di sondingkan dengan panitia B dari provinsi.


Dan tim akan di bentuk oleh Pemda dan BPN. Apa-apa yang diusulkan oleh masyarakat akan di pertimbangkan oleh mereka,"singkat H Mahmud,(heri)

Berita Terkait