NEWS UPDATE

SK Kelompok Tani Tuah Negeri Yang Di terbitkan Bupati Pelalawan Di Duga Kuat Tidak Prosedural

Tim JRC 25 November 2019 | 14:56:59 | Dibaca : 179 Kali Nasional
Keterangan Gambar : SK Kelompok Tani Tuah Negeri Kec Pangkalan Kerinci Kab Pelalawan

Pelalawan, jelajahriau.com – Surat Keputusan (SK ) Kelompok Tani Tuah Negeri yang di terbitkan oleh Bupati Pelalawan HM Harris No: 192 Tahun 2016 mulai di ragukan ke absahannya, di duga keluarnya SK Kelompok Tani Tuah Negeri itu tampa melalui prosuder yang berlaku.

Pelalawan, jelajahriau.com – Surat Keputusan (SK ) Kelompok Tani Tuah Negeri yang di terbitkan  oleh Bupati Pelalawan HM Harris No: 192 Tahun 2016 mulai di ragukan ke absahannya, di duga keluarnya SK Kelompok Tani Tuah Negeri itu tampa melalui prosuder yang berlaku.


Seharusnya, sebelum Bupati Pelalawan HM Harris menerbitkan SK kelompok tani. Lahan kelompok tani itu di lakukan Verifikasi oleh dinas terkait, yaitu Dinas Pertanian dan Dinas Perkebunan yang tergabung dalam Sistem Penyuluhan Pertanian (SimLuhTan), Gabungan dua dinas itu nantinya akan  mengkroscek asal usul lahan perkebunan kelompok tani tersebut.


Apakah lahan kelompok tani Tuah Negeri masuk dalam kawasan atau tidak, dari hasil verifikasi itu nantinya ketahuan legalitas lahannya.


Menurut keterangan Dinas Perkebunan Kab Pelalawan kepada jelajahriau.com di ruang kerjanya mengatakan,”setahu kami di Simluhtan Kelompok Tani Tuah Negeri tidak ada terdaftar, kami pun tidak tahu kapan di lakukan verifikasi lahan kelompok tani itu.”terang heri Kabid Perkebuan.   


Tambahnya,” Seharusnya semua kelompok Tani yang sudah di SK kan oleh Bupati terdaftar di Sistem Penyuluhan Pertanian (SimLuhTan), kalau tidak ada dalam Simluhtan berarti SK itu Fiktif atau Ilegal.”


“Karena aturannya begitu, setiap kelompok tani harus terdaftar di Simluhtan, masalahnya terkait bantuan Pemda nantinya.”tuturnya.


Sebelumnya, Lahan kelompok Tani Tuah Negeri pada bulan September tahun 2019 terbakar, luasnya pun tidak sedikit, hampir 310 Ha. Kebakaran di lahan Kelompok Tani Tuah Negeri itu pun telah menjadi Atensi Mabes Polri.(tim jrc)


 

Berita Terkait