NEWS UPDATE

Dinas ULP Pelalawan Tidak Mau Di Salahkan Terkait Gagalnya Proyek Jalan Sorek 1, Dinas PUPR Lama Mengirimkan Berkas

Tim JRC 09 Desember 2019 | 17:50:38 | Dibaca : 294 Kali Pelalawan
Keterangan Gambar : Arif Rifani, Kabag

Pelalawan, jelajahriau.com – Dinas Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat (PUPR) menganggarakan dana untuk Pemeliharaan Jalan Dalam Kota Pangkalan Kuras (Paching / Recond dan Overley) dalam satu Paket dengan nilai Proyek Rp 4,6 Miliar. rencananya Paket proyek jalan itu di bagi atas 1 km untuk jalan pasir putih, 500 Meter Jalan Amelia(Mts) dan 500 Meter untuk Jalan belakang Pasar Moderen Sorek.

Pelalawan, jelajahriau.com – Dinas Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kab Pelalawan menganggarakan dana untuk Pemeliharaan Jalan Dalam Kota Pangkalan Kuras (Paching / Recond dan Overley) dalam satu Paket dengan nilai Proyek Rp 4,6 Miliar. rencananya Paket proyek jalan itu di bagi atas 1 km untuk jalan pasir putih, 500 Meter Jalan Amelia(Mts) dan 500 Meter untuk Jalan belakang Pasar Moderen Sorek.


Namun di sayangkan Paket pembangunan jalan dalam kota Pangkalan kuras tersebut dokumennya di masukan Dinas PUPR ke Dinas Bidang Pengadaan Barang dan Jasa( BPBJ) atau ULP di kantor Bupati Pelalawan sudah mendekati akhir tahun tepatnya pada tanggal 21 Oktober 2019.


“ Bukan tidak kita lelang, tetapi tidak ada tindak Lanjut dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas PUPR Setelah Memasukan Dokumen Ke Bagian Pengadaan Barang dan Jasa( BPBJ) Atau ULP untuk kita kaji.” Beber Arif Rifana, Kabag Bagian Pengadaan Barang dan Jasa( BPBJ) kepada jelajahriau.com senin(9/12/19).


Akibat ke tidak jelasan Pelaksanaan Proyek di Pangkalan Kuras tersebut masyarakat juga yang menjadi korbanya.


“ alasan PPK( T Rudi-red) tidak mau hadir di sini kita juga gak tahu, yang pasti kita sudah beberapa kali memanggil PPKnya”tambah mantan Kabag Humas Pemda Pelalawan.


Sebelumnya, jalan Pasir Putih 1 KM kondisinnya rusak parah, disana sini lobang menganga menunggu korban. Karena tidak kunjung di perbaiki oleh Pemda Pelalawan , warga Sorek 1 pun terpaksa memperbaiki bersama sama. karena keterbatasan dana, warga melakukan minta minta di Jalan Lintas Timur.


Di perkirakan untuk memperbaiki jalan tersebut di butuhkan dana sebesar Rp 50 juta, sedang dana yang terkumpul dari sumbangan warga baru Rp 10 Juta.


Jalan pasir Putih Sorek 1 itu merupakan jalan vital untuk menuju SDN 11 Sorek I, SMPN Sorek 1 dan SMAN 1 Sorek serta pemukiman warga.(tim jrc)

Berita Terkait