NEWS UPDATE

Telan Dana Rp 9,2 Miliar, Di Duga Proyek Jalan Di 3 Desa Tidak Sesuai Spesifikasi, Kalau Tetap Di Bayar Dinas PUPR Pelalawan Yang Bertanggung Jawab

Tim JRC 01 Januari 1970 | 00:06:01 | Dibaca : 380 Kali Nasional
Keterangan Gambar : Satu Minggu usai Di Aspal, Jalan Di 3 Desa Kab Pelalawan, Riau, Mudah mengelopek Dan Tipis

Pelalawan, jelajahriau.com – Proyek Dinas PUPR Kab Pelalawan, Riau, Paket III Peningkatan Jalan Desa Beringin Kec Pangkalan Kuras, Aspal(1 KM). Peningkatan Jalan Desa Tambun –Air Panas Kec Pangkalan Lesung, Aspal (1 KM). Peningkatan Jalan Desa Lubuk Terap-Sei Sirih Kec Bandar Petalangan, Aspal (1 KM), membuat warga Pelalawan heboh. Pasalnya, proyek yang di kerjakan oleh Kontraktor PT Fitra Wika dengan nilai kontrak Rp 9.261.435.717,89 Miliar, baru beberapa hari selesai di kerjakan aspalnya sudah mengelupas dan ketebalan aspalnya di duga tidak sesuai dengan Spesifikasi kontrak. Kamis(26/12/19).

Pelalawan, jelajahriau.com – Proyek Dinas PUPR Kab Pelalawan, Riau, Paket III Peningkatan Jalan Desa Beringin Kec Pangkalan Kuras, Aspal(1 KM). Peningkatan Jalan Desa Tambun –Air Panas Kec Pangkalan Lesung, Aspal (1 KM). Peningkatan Jalan Desa Lubuk Terap-Sei Sirih Kec Bandar Petalangan, Aspal (1 KM), membuat warga Pelalawan heboh. Pasalnya, proyek yang di kerjakan oleh Kontraktor PT Fitra Wika dengan nilai kontrak Rp 9.261.435.717,89 Miliar, baru beberapa hari selesai di kerjakan aspalnya sudah mengelupas dan ketebalan aspalnya di duga tidak sesuai dengan Spesifikasi kontrak. Kamis(26/12/19).


Di duga proyek pengaspalan jalan di tiga(3) Desa tersebut asal jadi, DPRD Pelalawan melalui ketua Komisi III membidangi Pembangunan mengingatkan Dinas Pekerjaan Umum Dan perumahan Rakyat(PUPR) agar proyek peningkatan jalan tersebut sesuai dengan Spesifikasi kontrak.


“ Kita minta jalan itu di buat seperti spesifikasi yang ada dalam kontrak, kalau tidak sama dengan spesifikasi jangan di terima jalan itu,”Pungkas Monang Pasaribu, Ketua Komisi III DPRD Pelalawan kepada jelajahriau.com melalui sambungan telpon, kamis(26/12).


Ketua DPC Partai Demokrat Kab Pelalawan, Monang Pasaribu juga mengingatkan Plt Dinas PUPR Kab Pelalawan kalau proyek tersebut tidak sesuai dengan spesifikasi kontrak dan tetap di paksakan pembayarannya maka di kemudian hari pasti akan timbul masalah hukum.


“ kalau di bayar oleh Dinas PUPR tidak sesuai dengan Spesifikasi pasti akan timbul masalah hukum di kemudian hari, Kita sudah mengingatkan.”tutur Monang Pasaribu.


Tambahnya,” Kalau kita lihat visual yang beredar dan laporan dari masyarakat hasil proyek itu sangat buruk, kita sudah minta Dinas PUPR untuk cek kelapangan dan kita juga minta kontraktor di panggil untuk sesuai teknis spesifikasi pengerjaan yang di kontrak.”


Ulangnya,”Sangat kita sesalkan kualitas proyek seperti itu,” (tim jrc)

Berita Terkait