NEWS UPDATE

Paket III Proyek Jalan Rp 9,2 Miliar Yang Bermasalah Tidak Di Bayarkan Dinas PUPR Kab Pelalawan

Tim JRC 12 Januari 2020 | 14:22:14 | Dibaca : 534 Kali Pelalawan
Keterangan Gambar : Paket III Proyek Jalan Rp 9,2 Miliar Yang Bermasalah Tidak Di Bayarkan Dinas PUPR Kab Pelalawan, Riau.

Pelalawan, jelajahriau.com – Setelah masyarakat Pelalawan di hebohkan dengan proyek pengaspalan jalan sepanjang tiga(3) Kilometer(KM) di tiga Desa belum sampai satu minggu sudah mengelupas dan gampang di kopek menggunakan tangan pada akhir Desember Tahun 2019 lalu, hingga kini Plt Kepala Dinas PUPR Kab Pelalawan tidak berani mencairkan proyek tersebut, Minggu(12/1/2020).

Pelalawan, jelajahriau.com – Pada akhir Desember Tahun 2019 lalu masyarakat Kab Pelalawan di hebohkan dengan penemuan proyek pengaspalan jalan sepanjang tiga Kilometer(3 KM) di tiga(3) Desa di duga asal jadi. Baru beberapa hari usai di aspal, aspalnya sudah mengelupas dan gampang di kopek menggunakan tangan. karena proyek itu sudah menjadi pantau masyarakat Plt Kepala Dinas PUPR Kab Pelalawan tidak berani mencairkan dana proyek tersebut, Minggu(12/1/2020).


Hal itu di sampaikan lansung oleh Plt Kadis PUPR kepada jelajahriau.com di kantor Bupati Pelalawan selasa(7/1/2020),” dana untuk pelunasan Proyek jalan di tiga desa yang bermasalah kemarin kita tahan dulu, hingga selesai audit Inspektorat.” Kata Ardian Saputra, Plt Kadis PUPUR Kab Pelalawan.


“di awal sudah kita kasih DP Dua Puluh Persen (20%),”tambahnya.


Di lanjutkannya lagi,”laporan pengerjaan proyek itu sudah siap 100%, namun yang rusak rusak itu harus di perbaiki dulu, kalau tidak di perbaiki tidak akan kita bayar sama sekali,”ancam Sekretaris Dinas PUPR.


Sebelumnya, lelang paket III Proyek peningkatan Jalan Desa Beringin Kec Pangkalan Kuras, Aspal(1 KM). Peningkatan Jalan Desa Tambun –Air Panas Kec Pangkalan Lesung, Aspal (1 KM). Peningkatan Jalan Desa Lubuk Terap-Sei Sirih Kec Bandar Petalangan, Aspal (1 KM), di menangkan oleh kantraktor PT Fitra Wika dengan nilai kontrak Rp 9.261.435.717,89 Miliar, dan pengerjaan proyek tersebut di mulai tanggal 25 September 2019.


Namun setelah beberapa hari proyek itu selesai di kerjakan oleh Kontraktor, aspal jalan tersebut mengelupas dan terlihat tipis. Di duga proyek jalan tersebut asal jadi.(tim jrc)

Berita Terkait