NEWS UPDATE

Berdalih Keterbatasan Waktu, Banyak Proyek Di Dinas PUPR Kab Pelalawan Di Perpanjang 50 Hari

Tim JRC 12 Januari 2020 | 15:36:17 | Dibaca : 369 Kali Pelalawan
Keterangan Gambar : Salah Satu Proyek Yang Tidak Selesai 100% di Kab Pelalawan, Riau.

Pelalawan, jelajahriau.com – Pada tanggal 31 Desember 2019 seharusnya seluruh proyek yang di kerjakan oleh rekanan Pemerintah Pelalawan(Pemda) Kab Pelalawan sudah selesai. Namun kenyataannya sudah berganti tahun proyek tersebut tidak kunjung selesai, para kontraktor berdalih waktu pengerjaannya terbatas, salahnya satunya proyek di Dinas Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat(PUPR) kab Pelalawan banyak yang di perpanjang selama 50 hari setelah batas waktu kontrak usai. Minggu(12/1/2020).

Pelalawan, jelajahriau.com – Pada tanggal 31 Desember 2019 seharusnya seluruh proyek yang di kerjakan oleh rekanan Pemerintah Pelalawan(Pemda) Kab Pelalawan sudah selesai. Namun kenyataannya sudah berganti tahun proyek tersebut tidak kunjung selesai, para kontraktor berdalih waktu pengerjaannya terbatas, salahnya satunya proyek di Dinas Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat(PUPR) kab Pelalawan banyak yang di perpanjang selama 50 hari setelah batas waktu kontrak usai. Minggu(12/1/2020).


Dari keterangan Plt Kadis PUPR Kab Pelalawan kepada jelajahriau.com di kantor Bupati Pelalawan mengatakan, di Bina Marga(BM) ada tiga Paket Proyek yang di perpanjang atau proyek luncuran selama 50 hari setelah habis kontrak yang di sepakati. Diantaranya, Proyek Rijid Jalan Di Kec Langgam sepanjang dua(2) KM, Pengaspalan Di Kec Langgam dua(2) KM. Dan masih di Kec Langgam, proyek pembangunan gedung pengelolaan.


“yang di Bina Marga ada dua, Rijid Langgam 2 KM, Pengaspalan 2 KM di Kec Langgam, dan terakhir pembangunan gedung pengelola di kawasan Techno Park juga Kec langgam.”terang Andrian Saputra, Plt Kadis PUPR Kab Pelalawan.


“ untuk proyek gedung pengelola di kawasan Techno Park nilai dananya mencapai Rp 7 Miliar, dan ketiga kontraktor itu telah mencairkan dana sebanyak 70% dari nilai kontrak.” Jelas Andrian Saputra.


Perpanjangan waktu pengerjaan proyek tidak hanya di Bagian Bina Marga(BM), Di tempat T Said Haryantotomas, ST ( Tomas) Cipta karya(CK) juga ada beberapa proyek yang tidak selesai sesuai kontrak awal. Diantaranya, Proyek Semenisasi pulau muda, Kantor lurah teluk dalam, semenisasi dalam kota Pangkalan Kerinci dan Proyek gedung serba guna ukui, semuanya tampa DP(pembayaran di depan).


“ proyek yang di perpanjang di Bidang Pak Tomas juga ada.” Tambahnya.


“Resikonya bagi kontraktor yang memperpanjang pengerjaan proyek dan tidak selesai 100% adalah, putus kontrak, denda bayar dan jaminan sita.” tutup Mantan Kabid Di Dinas Pendidikan Kab Pelalawan. (tim jrc)

Berita Terkait