NEWS UPDATE

Wako Dumai Terima Penghargaan K3 Nasional 2014

Tim JRC 28 Mei 2014 | 12:52:38 | Dibaca : 684 Kali Dumai
Keterangan Gambar :

DUMAI - Prestasi demi prestasi terus kembali diterima Walikota Dumai Khairul Anwar. Kali ini, Walikota Dumai H Khairul Anwar kembali menerima penghargaan Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Tingkat Nasional Tahun 2014 dari Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Republik Indonesia Drs H Muhaimin Iskandar MSi di Jakarta, Selasa (26/5/14) malam kemarin.
DUMAI - Prestasi demi prestasi terus kembali diterima Walikota Dumai Khairul Anwar. Kali ini, Walikota Dumai H Khairul Anwar kembali menerima penghargaan Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Tingkat Nasional Tahun 2014 dari Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Republik Indonesia Drs H Muhaimin Iskandar MSi di Jakarta, Selasa (26/5/14) malam kemarin.

Penghargaan pembina K3 Nasional 2014 merupakan penghargaan ke tiga kalinya yang berhasil diraih Walikota Dumai sejak menjabat sebagai Walikota pada Agustus 2010 lalu. Penghargaan Pembina K3 Nasional 2014 menjadi bukti nyata keberhasilan Pemerintah kota Dumai dalam upaya mensukseskan program K3 Nasional. Penghargaan juga diberikan kepada perusahaan yang kecelakaan kerjanya nihil (zero accident). Di kota Dumai asda 11 perusahaan yang menerima penghargaan Zero Accident.

Sebelumnya, seluruh perusahaan dikota Dumai menjadi sasaran penilaian K3, dari hasil penilaian yang dilakukan oleh tim K3 Pusat ada 11 Perusahaan di kota Dumai yang memenuhi kriteria K3 dan mendapatkan penghargaan K3 terbaik karna berhasil menerapkan zero acctident.

"Syukur Alhamdulilah kita berhasil mempertahankan penghargaan Pembina K3 Nasional 2014 dari kementerian tenaga kerja dan transmigrasi RI. Ini penghargaan ke tiga kalinya saya peroleh sejak saya menjabat sebagai Walikota pada 2010 lalu," kata Walikota.

Walikota berharap Dinas Tenaga Kerja dan Trasnmigrasi Kota Dumai lebih semangat lagi dalam melakukan pembinaan K3, baik kepada perusahaan maupun kepada tenaga kerja dalam upaya mewujudkan Zero Accident, sehingga penghargaan K3 dapat dipertahankan dimasa - masa yang akan datang.

Keberhasilan Pemerintah Kota Dumai meraih penghargaan K3 sudah barang tentu menjadi salah satu tolak ukur keberhasilan Pemerintah dalam melakukan pembinaan program K3 diseluruh perusahaan yang beroperasi di Dumai.

Pemberian penghargaan tidak dilakukan serampangan semuanya melalui proses seleksi dan penilaian yang cukup ketat oleh tim independen, benar-benar objektif dan jujur. Sehingga tak mungkin Pemerintah Kota Dumai bisa memperoleh penghargaan jika tak ada keberhasilan yang benar-benar nyata.

Atas dasar penilaian yang objektif dan jujur, penghargaan yang diterima Pemerintah Kota Dumai sudah tentu menjadi pembuktian atas keberhasilan Pemerintah dalam mensukseskan program K3.

Selain sebagai sebuah pembuktian atas capaian keberhasilan kinerja, penghargaan yang diraih juga menjadi sarana untuk mempromosikan Kota Dumai hingga tingkat Nasional.

Pemberian penghargaan Pembina K3 Nasional Tahun 2014 sebagai apresiasi dari Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Daerah yang dianggap berhasil melaksanakan dan mensukseskan K3 dalam setiap kegiatan. Sehingga melalui K3 akan mampu meningkatkan aspek perlindungan, mutu kerja dan produktivitas.

Oleh karena itu, Walikota menegaskan bahwa penghargaan yang diterima akan menjadi motivasi bagi Pemerintah Kota Dumai untuk terus membina, mensosialisasikan serta menerapkan dan meningkatkan K3 untuk mensukseskan Program Berbudaya K3 2015 yang telah dicanangkan oleh pemerintah melalui Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI

Sehingga Penghargaan K3 bagi Kota Dumai menjadi bukti nyata keseriusan Pemerintah dalam upaya mensukseskan Budaya K3 melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Dumai yang telah berhasil menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) di seluruh Perusahaan yang beroperasi dikota Dumai disamping membentuk Lembaga Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (LP2K3), Ahli K3 (AK3)

Untuk mempertahankan Penghargaan K3, Pemerintah terus menghimbau kepada seluruh perusahaan di Kota Dumai agar menerapkan budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja sehingga angka kecelakaan kerja dapat ditekan seminimal mungkin.

Tujuan dasar dari penerapan K3 adalah mencegah atau mengurangi kecelakaan kerja, penyakit akibat kerja dan terjadinya kejadian berbahaya lainnya. Mengingat, pelaksanaan K3 merupakan salah satu aspek perlindungan tenaga kerja yang sangat penting karena akan memengaruhi ketenangan bekerja, keselamatan, kesehatan, produktivitas, dan kesejahteraan tenaga kerja.

Pemerintah sendiri melalui Dinas tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Dumai akan terus melakukan sosialiasi, agar semua pihak menyadari bahwa penerapan K3 yang diwujudkan dalam pelaksanaan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) merupakan hak dasar perlindungan bagi tenaga kerja.

"Setiap pekerja wajib mendapat perlindungan dari resiko kecelakaan kerja yang dapat terjadi sehingga penerapan K3 merupakkan Investasi Sumber Daya Manusia (SDM) yang menentukan keberhasilan perusahaan," pungkasnya.***(had)

Berita Terkait