NEWS UPDATE

Dewan Pembina Imran Centre Bagi Ilmu Beternak Lele

Tim JRC 28 Mei 2014 | 13:11:42 | Dibaca : 509 Kali Kuansing
Keterangan Gambar :

TELUK KUANTAN - Siapa sangka, Imran, pengusaha sukses asal Kuansing selain piawai di bidang politik, pria kelahiran 1972 silam ini juga piawai di bidang peternakan, meskipun dirinya bukan lulusan serjana peternakan.
TELUK KUANTAN - Siapa sangka, Imran, pengusaha sukses asal Kuansing selain piawai di bidang politik, pria kelahiran 1972 silam ini juga piawai di bidang peternakan, meskipun dirinya bukan lulusan serjana peternakan.

Di tanah kelahirannya, Desa Kari, Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuansing kini ia menorehkan ilmunya kepada masyarakat setempat.

Ilmu yang ditorehkan Dewan Pembina Imran Centre ini adalah bagaimana cara beternak lele yang benar. "Saya ingin berbagi ilmu kepada masyarakat, supaya ke depan masyarakat Kuansing bisa mandiri dan bangkit dari segi ekonomi," ujar Imran saat berbincang dengan riauterkincom di area peternakan lele milik yayasan tersebut, Selasa (27/5/14) sore kemarin.

Lele, kata Imran saat ini sangat diminati masyarakat umum, sehingga pasaran lele saat ini terbuka lebar. Selain itu pedagang makanan di pinggir jalan yang menjual makanan jenis lele ini semakin hari semakin bertambah.

"Pembelinya banyak, jangan takut gak laku," tegasnya.

Menurut pemaparannya, berkat ternak lele ini banyak anggota masyarakat yang telah sukses. "Keuntungannya segurih rasanya," ujarnya sambil tersenyum.

Di Sumatera Selatan, Imran saat ini tengah mengembangkan peternakan lele itu. Tak tanggung-tanggung, lahan seluas 1 hektar telah ia sulap menjadi kolam lele. Dari keuntungan beternak lele itu, rupiah pun kian mengalir.

Berapa keutungan sekali panen?
Ketika ditanya besaran keuntungan yang diperolehya setiap kali memanen lele, Imran kembali menebar senyum, "Pokoknya menggiurkan," ujarnya lagi.

Awalnya, Imran mengaku tak memiliki pengetahuan sama sekali tentang beternak lele. Alhasil saat-saat pertama usahanya itu gagal panen. Namun itu tak membuatnya putus asa. Ia pun kemudian membeli buku-buku tentang beternak lele dan ikut pelatihan-pelatihan tentang hal tersebut.Usahanya tak sia-sia, berkat ketekunan dan keuletannya, usaha ternak lelenya telah maju dan berkembang.

Saat ini Imran telah mempunyai pelanggan tetap yang rutin membeli lele-lelenya. Selain menjual ikan lele pada pedagang, Imran juga menjual bibit lele yang biasanya dibeli warga.

Banyaknya permintaan bibit lele membuatnya mempunyai ide membantu warga dengan membagi-bagikan ilmunya pada warga yang berniat menjadi peternak lele. Ternyata usaha Imran ini mendapat tanggapan positif dari warga yang awalnya bermata pencaharian sebagai petani dan pedagang.

Imam Alfarizi, adalah salah seorang warga yang mengikuti jejak Imran. Meski belum setahun beternak lele, keduanya mengaku berkat ilmu yang ditorehkan Imran dalam usaha beternak lele ini, kini telah berhasil mengembangkan puluhan ribu ekor lele siap panen.***(dri)

Berita Terkait