NEWS UPDATE

1.300 Hektar Hutan Sungai Besar Kuansing Dikuasai Perusahaan Perkebunan

Tim JRC 28 Mei 2014 | 13:12:25 | Dibaca : 488 Kali Kuansing
Keterangan Gambar :

TELUK KUANTAN - Seluas 1.300 hektar hutan kawasan Desa Sungai Besar Kecamatan Pucuk Rantau, Kabupaten Kuansing kini telah dikuasai salah satu perusahaan dari luar daerah.
TELUK KUANTAN - Seluas 1.300 hektar hutan kawasan Desa Sungai Besar Kecamatan Pucuk Rantau, Kabupaten Kuansing kini telah dikuasai salah satu perusahaan dari luar daerah.

Perusahaan yang disebut-sebut menguasai ribuan hektar hutan kawasan tersebut yakni PT Tiga Runggu. Menurut informasi yang dirangkum, perusahaan tersebut telah membangun perkebunan kelapa sawit semenjak beberapa tahun lalu.

"Diperkirakan kelapa sawitnya sudah berumur 2 tahun," ujar Camat Pucuk Rantau kepada riauterkinicom, belum lama ini.

Ironisnya, Dinas Kehutanan Kuansing mengaku belum mengetahui hal tersebut. Kasat Polhut Kuansing Umbradani ketika ditemui di ruanganya, Rabu (28/5/14) mengaku terkejut. "Katanya sih begitu, ini kami mau mengecek ke sana," ujarnya.

Menurut informasi yang berhasil dirangkum, lahan yang dikelola PT Tiga Runggu merupakan lahan yang pernah digarap PT IPA, beberapa puluh tahun lalu. Kini perusahaan itu tidak lagi beroperasi sehingga menurut aturan lahan yang selama ini dikuasai oleh PT IPA harus dikembalikan kepada negara.

Namun entah mengapa, lahan tersebut kini telah dikuasai bahkan telah ditanami PT Tiga Runggu. Menurut cerita yang disampaikan Camat Pucuk Rantau, selain PT Tiga Ruggu, ada beberapa oknum yang telah menggarap hutan kawasan di sekitar Kecamatan Pucuk Rantau. Dari sekian banyak oknum tersebut, belum satupun yang mengajukan izin kepada pihak kecamatan seperti pengurusan SKT(Surat Keterangan Tanah) atau lainnya.

"Informasi yang masuk ke saya, ada juga oknum kepala daerah di daerah lain, dan ada juga oknum mantan Kapolres di salah satu daerah yang menggarap lahan itu," beber Budi.***(dri)

Berita Terkait