NEWS UPDATE

Mahasiswa Demo DLHK Prov Riau Minta Cabut Izin PT Inti Indosawit Subur Terkait Penutupan Anak Sungai Di Pelalawan

Tim JRC 09 April 2021 | 00:23:03 | Dibaca : 277 Kali Pekanbaru
Keterangan Gambar : Puluhan Mahasiswa Demo DLH Prov Riau Minta Izin PT Inti Indosawit Di Cabut Karena Penutupan Anak Sungai

Pelalawan, jelajahriau.com – Tidak hanya gertak sambal, Kamis(8/4/21) 14.45 wib Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Dan Pemuda Pemerhati Lingkungan Hidup Dan Bumi(AMPPHIBI-Riau) lakukan aksi demo di depan kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Riau di Pekanbaru. Aksi demo mahasiswa itu di picu Penutupan Anak Sungai oleh anak Perusahan Asian Agri, PT Inti Indosawit Subur (PT IIS) di Kabupaten Pelalawan, Riau.

Pelalawan, jelajahriau.com – Tidak hanya gertak sambal, Kamis(8/4/21) 14.45 wib Puluhan Mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Dan Pemuda Pemerhati Lingkungan Hidup Dan Bumi(AMPPHIBI-Riau) lakukan aksi demo di depan kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Riau di Pekanbaru. Aksi demo mahasiswa itu di picu Penutupan Anak Sungai oleh anak Perusahan Asian Agri, PT Inti Indosawit Subur (PT IIS) di Kabupaten Pelalawan, Riau.


Rencanan awalnya mahasiswa akan menurunkan ratusan masa untuk mendesak DLHK Provinsi Riau untuk mencabut izin perusahan perkebunan PT Inti Indosawit Subur(PT IIS), di karena saat ini Provinsi Riau masih dalam suasana pandemic virus Corona dan berkerumun di batasi. Maka agar tidak melanggar aturan mahasiswa yang mendatangi kantor DLH Provinsi Riau hanya puluhan orang.


Di sela sela aksi Korlap menyampaikan kepada jelajahriau.com,“Aksi ini adalah bentuk peduli kami terhadap lingkungan di Daerah Riau ini khususnya Kab Pelalawan, dan kita memastikan jangan sampai ada perusahan perusahan pemilik izin HGU mau HTI merusak lingkungan.” Terang Boy, Koorlap aksi Demo asal dari Mahasiswa Unilak Penggiat cinta Lingkungan Hidup.


Dalam aksi itu mahasiswa meminta kepada DLH Provinsi Riau mencabut izin PT Inti Indosawit Subur karena telah menutup Anak Sungai Lubuk Godang yang berada di Desa Lalang Kabung, Kecamatan Pelalawan, Kabupaten Pelalawan baru baru ini.


"Tuntutan kami sebagai Pemuda dan mahasiswa sederhana, kembalikan ekosistem anak sungai lubuk godang seperti semula, lalu pidanakan oknum perusahaan yang berani memerintahkan untuk menutup anak sungai tersebut. Karena perbuatan oknum dari perusahaan ini terindikasi melanggar UU no. 17 tahun 2019 pasal 70 huruf C, dengan ancaman pidana maksimal 3 tahun penjara dan denda 5 miliar rupiah.


Demo mahasiswa itu di terima Kepala seksi Pengaduan mewakili Kepala Dinas DLH Provinsi Riau.


“Aksi demo adek adek mahasiswa ini untuk menyampaikan aspirasi di duga adanya penutupan anak sungai oleh perusahan PT Inti Indosawit Subur di Kabupaten Pelalawan, dan dalam waktu dekat ini akan kita kroscek kelapangan untuk kebenaran laporan adek adek ini.”pungkas Dwiana Smi, Kasi Pengaduan


“kalau ini nanti terbukti akan kita lihat sangsinya seperti apa, apakah pembekuan izin, atau yang paling tegas pencabutan izin perusahan tersebut.” Terangnya  


Lanjutnya,”karena izin HGU PT Inti Indosawit Subur itu di keluarkan oleh Provinsi maka yang berwenang menangani kasus ini ya DLH Provinsi.”tutup Kasi Pengaduan Provinsi Riau. (jrc)

Berita Terkait