PELALAWAN, jelajahriau.com - Puluhan tahun mengekploitasi sumber daya alam sektor kepala sawit di Kabupaten Pelalawan, PT.Serikat Putra tidak bisa lihatkan izinnya dan terkesan perusahan tersebut kangkangi kewenangan Pemerintah Kabupaten Pelalawan, pasalnya sepanjang tahun 2016 PT.Serikat Putra sama sekali tidak membagikan CSR bagi penduduk ring satu perusahaan bahkan managemen perusahaan enggan menemui tokoh masyarakat maupun kepala daerah setempat.
Hal itu dikemukakan Camat Bandar Petalangan Amri Juharza Kepada jelajahriau.com,Selasa,(3/1/17) ketika dikonfirmasi terkait Sidak yang dilakukan Pemerintah kabupaten(Pemkab) Pelalawan Terhadap PT.Serikat Putra akhir Desember lalu,”kita sudah lakukan sidak bersama Badan Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu(BPMP2T),beserta puluhan satuan Polisi Pamong Praja akhir Bulan Desember 2016, hasilnya pihak managemen Perusahaan tidak bisa menunjukan dokumen – dokumen yang akan diperiksa, tentu hal ini menimbulkan tanda tanya besar,bagaimana bisa Pabrik Kelapa Sawit ini beroperasi ilegal selama puluhan tahun,”papar Amri.
Amri menambahkan,”Ironisnya lagi sepanjang tahun 2016 ini pihak perusahaan PT.Serikat Putra sama sekali tidak membagikan CSR ,”imbuh Amri. Hingga berita ini rilis pihak managemen Serikat Putra enggan dikonfirmasi.(angga)
| Dalam Ranperda Pemda Pelalawan Tidak Menyinggung Larangan Bus Karyawan PT. RAPP Masuk Dalam Kota | |
| Harga Kelapa Hancur Warga Kualakampar Berharap Bupati Pelalawan Bangun Pabrik Pengolahan Buah Kelapa | |
| Diawal Banyak Masalah DPRD Minta Pemda Pelalawan Buka Penerimaan PPPK Tahap 2 | |
| Tidak Digunakan Kondisi Gedung Megah di Kawasan Technopark Pelalawan Rusak Parah & Puluhan AC Hilang | |
| DPRD Pelalawan Telah Sahkan Gaji Pegawai PPPK Yang Baru Lulus | |
| Sudah Satu Minggu KPU Pelalawan Buka Pendaftaran Calon Legeslatif, Namun Sepi Peminat | |
| Polisi Gelar Rekonstruksi Kasus Anak AKBP Achiruddin | |
| Ratusan Dosen UIN Susqa Riau Gelar Aksi Demo Terkait Edaran Menpan RB | |
| Polres Kuansing Berhasil Tangkap Pengendar Narkoba Tengah Menunggu Pembeli | |
| Wabup Bengkalis Sebut Etika Pemerintahan Tergerus Akibat Demokrasi Tanpa Etika | |









