PEKANBARU, jelajahriau.com -- Sabtu (17/6/2017) siang Satuan tugas Pangan Polresta Pekanbaru kembali melakukan pengecekan terhadap ketersediaan daging segar yang diperjualbelikan di kota Pekanbaru, dimana di hari sebelumnya telah melakukan pengecekan terhadap penjual makanan ringan di pasar wisata Pasar Bawah Pekanbaru.
Pengecekan kali ini memilih tempat Rumah Potong Hewan Pekanbaru yang terletak di Jl. Cipta Karya ujung Kec. Tampan - Pekanbaru.
Saat melaksanakan pengecekan ini, Wakapolresta Pekanbaru didampingi oleh Kepala Dinas Peternakan Propinsi Riau drh. PATRIANOV, kepala dinas Pertanian dan Perikanan Kota Pekanbaru Ir Hj El Syabrina, MP, kepala UPT Rumah Potong Hewan kota Pekanbaru Hj MARYAM, Kasat Sabhara Polresta Pekanbaru Kompol LILIK SURIANTO, S.ST., S.H dan Kasat Binmas Polresta Pekanbaru AKP SUNARTI.
Saat tiba di UPT Rumah Potong Hewan (RPH), rombongan langsung mengecek ternak sapi dan kerbau milik pedagang yang ada di kandang RPH sebelum dipotong. Tampak ada puluhan ekor sapi dan kerbau yang ada di kandang sementara tersebut.
Setelah itu rombongan beralih ke tempat sapi atau kerbau tersebut dipotong, dimana didalamnya ada beberapa meja batu tempat sapi atau kerbau tersebut dipotong.
| Baca juga: | |
| Paska Percobaan Penculikan, Sekolah Al-Bayan Perketat Penjemput Murid | |
| Satlantas Polresta Pekanbaru Adakan Seminar | |
| 133 Orang dan 117 Sepeda Motor Diamakan Polresta Pekanbaru | |
" Daging sapi atau kerbau yang dipotong disini akan dijual ke pedagang daging yang ada di pasar tradisional yang ada di kota Pekanbaru seharga Rp 110.000,- sampai dengan Rp 115.000,- per kilogram nya" terang Kadis Peternakan Prop. Riau.
Selanjutnya ibu Hj MARYAM selaku Kepala UPT RPH kota Pekanbaru menerangkan bahwa sapi atau kerbau yang ada disini adalah milik pedagang dan kita hanya menyediakan tempat pemotongan nya saja dengan retribusi sebesar Rp 50.000,- Per ekornya.
Sementara itu Kadis Pertanian dan Perikanan kota Pekanbaru ibu Ir Hj El Syabrina MP mengatakan Bahwa daging sapi yang dipotong disini telah dijamin kualitas nya dan juga higienis, sehingga bagus untuk di konsumsi oleh masyarakat kota Pekanbaru.
Dari pantauan dilapangan diketahui bahwa kegiatan pemotongan hewan sapi atau kerbau ini berlangsung dari jam 01.00 Wib sampai dengan 04.30 Wib dengan jumlah sapi yang dipotong antara 25 hingga 30 ekor perharinya.
" Kegiatan pengecekan ke Rumah Potong Hewan kota Pekanbaru ini sengaja kita lakukan guna memastikan ketersediaan daging segar dikota Pekanbaru dan juga untuk memastikan bahwa daging segar yang berasal dari RPH ini memang higienis dan halal, sebab tukang potong nya selalu membaca doa sebelum menyembelih sapi atau kerbau tersebut". Terang Wakapolresta Pekanbaru.
Kegiatan pengecekan ini berjalan lancar selama lebih kurang satu jam.(apr)
| Formasi Riau Memandang Program Anti Korupsi di Riau Belum Optimal Di TA 2019 | |
| KPK Geledah Kantor Pengusaha Tempat Hiburan Malam DH Di Pekanbaru | |
| Jembatan Siak IV Penghubung Jalan Sudirman Dengan Kec Rumbai Pesisir Sudah Bisa Di Lalui | |
| Minta Kembalikan Lahan Dari PT Ivo Mas, Ratusan Suku Sakai Kandis Demo Ke Kantor Gubenur Riau | |
| Bupati Kampar Silaturahmi dengan Kepala Staf Kepresidenan | |
| Sudah Satu Minggu KPU Pelalawan Buka Pendaftaran Calon Legeslatif, Namun Sepi Peminat | |
| Polisi Gelar Rekonstruksi Kasus Anak AKBP Achiruddin | |
| Ratusan Dosen UIN Susqa Riau Gelar Aksi Demo Terkait Edaran Menpan RB | |
| Polres Kuansing Berhasil Tangkap Pengendar Narkoba Tengah Menunggu Pembeli | |
| Wabup Bengkalis Sebut Etika Pemerintahan Tergerus Akibat Demokrasi Tanpa Etika | |












